Sawah Terendam Banjir, Petani Panen Dini

Iwhan Miftakhudin, Pati - Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Peternakan Kabupaten Pati mencatat, tanaman padi yang terendam banjir di daerah itu mencapai 3.909 hektar. 2.927 hektar di antaranya mengalami puso atau gagal panen. Salah satu wilayah yang terendam banjir adalah Desa Kasian, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Ratusan hektar tanaman padi terendam air sejak bulan Desember, hingga petani terpaksa memanen dini padinya, karena takut membusuk. Dengan menggunakan perahu kecil dan terpal plastik, petani memanen padi. Banyak tanaman padi yang sudah membusuk. Siparyanto, salah seorang petani mengatakan, panen dini menyebabkan hasil panen berkurang. Jika biasanya dia mampu memanen 6 ton, maka pada saat memanen dini dia hanya mendapat hasil 3 hingga 4 ton gabah. Sementara itu harga gabah di sawah yang kebanjiran, turun dari Rp 2.700 hingga Rp 2.800 per kilogram. Harga tersebut lebih rendah dari harga gabah yang dipanen di sawah yang tidak kebanjiran, yaitu antara Rp 3.000 hingga Rp 3.500 per kilogram. Harga yang rendah ini membuat petani merugi jutaan rupiah. (Thomas)

 

© Copyright 2011 Kompas TV- PT TELEVISI SEMARANG INDONESIA Gedung SCJ Lt. 5-6, Jl. H. Agus Salim, Semarang, Jawa Tengah Telp: (024) 3558999/3515333